Bagi pengendara bermotor baik mobil ataupun motor,, wajib memiliki SIM (Surat Izin Memgemudi) untuk bisa berkendara dijalan.

Apabila nekat berkendara tanpa SIM, tentunya iti sudah menyalahi aturan. Pada pasal 281 Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, apabila mengemudi tanpa bisa menunjukan SIM, maka akan ada sanksi kurungan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta mengintai.

Sehingga memang wajib bagi kita sbagai pengendara untuk mempunya SIM terlebih dahulu sbelum bisa mengendarai kendaraan kita. Untuk kalian yang berencana akan membuat SIM, sbenarnya biayanya sangat terjangkau.

Seperti tercantum dalam PP Nomor 60 Tahun 2016, mengenai jenis dan tarif atas jenis Penerimanaan Negara Bukan Pajak (PNPB) yang berlaku pada kepolisian negara Republik Indonesia, berikut biaya penerbitan SIM berdasarkan situs resmi Polri :

1. SIM A

  • Biaya pembuatan SIM A : Rp 120.000
  • Biaya perpanjang SIM A: Rp 80.000

2. SIM B1

  • Biaya pembuatan SIM B1 : Rp 120.000
  • Biaya perpanjang SIM B1: Rp 80.000

3. SIM B2

  • Biaya pembuatan SIM B2 : Rp 120.000
  • Biaya perpanjang SIM B2: Rp 80.000

4. SIM C

  • Biaya pembuatan SIM C : Rp 100.000
  • Biaya perpanjang SIM C: Rp 75.000

5. SIM D (penyandang disabilitas/berkebutuhan khusus)

  • Biaya embuatan SIM D : Rp 50.000
  • Biaya perpanjang SIM D: Rp 30.0006.

6. SIM internasional

  • Biaya pembuatan SIM internasional : Rp 250.000
  • Biaya perpanjang SIM internasional: Rp 225.000

Sebagai tambahan informasi, sejak tahun 2014 permohonan SIM bisa dilakukan via online.

Categories: Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *