Pada 2018 Mercedes-Benz Indonesia mengeluarkan varian terbarunya dari G-Class yakni G63. Namun sepertinya Mercedes tak akan meluncurkan varian G-Class yang lain selain G63.

President & CEO PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia, Roelof Lamberts, mengatakan untuk varian G-Class yang ada di Indonesia sendiri sudah mengajukan langsung kepada manufaktur Mercedes-Benz Austria supaya mempertimbangkan untuk bisa memproduksi lebih banyak kendaraan setir kanan selain varian G63. 

“Sudah ada model-model diesel, akan tetapi sayangnya model-model diesel tersebut hanya dipublikasikan di negara-negara yang memiliki kualitas bahan bakar yang baik. Sedangkan untuk solar atau diesel di Indonesia masih belum bisa karena kualitas solarnya masih belum cukup baik,” ungkap Roelof pada saat jumpa pers di daerah Thamrin, Jakarta.

Menurutnya, kendaraan type bahan bakar bensin masih dapat dipertimbangkan untuk melakukan produksi setir kanan lebih banyak.

“Kami telah mengajukan ke pihak Mercedes Benz disana untuk mempertimbangkan model lain selain Mercedes G63 yang setir kanan dan juga berbahan bakar diesel. Jadi mari kita berdoa bersama saja agar ini disetujui,” tegasnya.

Mercedes-Benz Indonesia akan terus menghadirkan model-model baru serta meningkatkan service atau layanan-layanan baru untuk customer di Indonesia, menyusul prospek pertumbuhan ekonomi yang tetap kuat dan dinilai sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *